Jurusan PGPAUD Gelar Workshop Penguatan Kurikulum Berbasis Play-Based Learning dan Kemitraan Internasional

Oleh: Mita Sari . 16 Juli 2026 . 14:45:54

pgpaudfipung. Jurusan PGPAUD Gelar Workshop Penguatan Kurikulum Berbasis Play-Based Learning dan Kemitraan InternasionalJurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini menyelenggarakan Workshop Penguatan Kurikulum Berbasis Play-Based Learning serta Pengembangan Kemitraan Internasional pada Kamis, 16 Juli 2026 di aula jurusan PG-PAUD. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas kurikulum, pembelajaran, dan kerja sama internasional di lingkungan Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini.

Workshop diikuti oleh pimpinan jurusan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta mitra terkait. Kegiatan ini menjadi forum akademik untuk mengkaji penerapan pembelajaran berbasis bermain dalam kurikulum pendidikan anak usia dini. Pendekatan play-based learning menempatkan aktivitas bermain sebagai bagian utama dalam proses belajar anak yang sesuai dengan tahap perkembangan, kebutuhan, minat, dan karakteristik anak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, peserta membahas penguatan struktur kurikulum, penyelarasan capaian pembelajaran lulusan, pengembangan bahan ajar, strategi pembelajaran, dan sistem asesmen yang berorientasi pada perkembangan anak. Pembahasan juga diarahkan pada integrasi pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, kontekstual, dan berpusat pada anak.

Ketua Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Dra. Rapi Us. Djuko, M.Pd, menyampaikan bahwa penguatan kurikulum berbasis play-based learning penting untuk memastikan proses pendidikan calon guru PAUD sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan satuan pendidikan.

“Melalui workshop ini, Jurusan PGPAUD berupaya memperkuat kurikulum agar mampu menghasilkan calon pendidik yang memahami perkembangan anak, mampu merancang pembelajaran berbasis bermain, serta memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Selain penguatan kurikulum, workshop juga membahas strategi pengembangan kemitraan internasional. Kemitraan tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan dosen tamu, seminar internasional, penelitian kolaboratif, publikasi bersama, pertukaran mahasiswa, pengembangan kapasitas dosen, dan kerja sama akademik dengan perguruan tinggi atau lembaga pendidikan luar negeri.

Narasumber workshop, Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd, menjelaskan bahwa kerja sama internasional perlu dikembangkan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan. Kemitraan tidak hanya berorientasi pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi harus menghasilkan kegiatan nyata yang mendukung peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui diskusi dan penyusunan rencana tindak lanjut, peserta menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat kurikulum berbasis play-based learning dan memperluas jejaring internasional. Rekomendasi tersebut mencakup evaluasi kurikulum secara berkala, peningkatan kompetensi dosen, pengembangan perangkat pembelajaran, penyusunan program kerja sama, serta identifikasi calon mitra internasional yang relevan dengan bidang pendidikan anak usia dini.

Workshop ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dalam meningkatkan mutu akademik dan daya saing program studi. Kegiatan tersebut juga memperkuat komitmen jurusan untuk menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, inovatif, dan memiliki wawasan global dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.

Informasi

Agenda